Kelola Media dan Aset di Ruang Media Flova
Sisi kiri proyek adalah ruang kerja Flova. Ruang ini melayani Agent dan pengguna sekaligus: saat Agent memajukan proyek, hasil seperti storyboard, media, timeline, dan dokumen akan muncul di sini; saat Anda ingin menyesuaikan sendiri, Anda juga bisa langsung membuat atau mengelola media, mengedit dokumen, dan mengubah timeline di ruang kerja.
Ruang kerja Flova terutama terdiri dari tiga modul: Media Space untuk melihat semua media dalam proyek, Docs panel untuk melihat dan mengedit semua dokumen terkait proyek, serta Timeline untuk melihat proyek penyuntingan video final.
Di sini, kita mulai dengan Media Space.
Dua tampilan: Canvas View dan Preview List
Media Space menyediakan dua tampilan:
- Preview List: berguna untuk menelusuri dan mempratinjau media dengan cepat sesuai urutan storyboard. Storyboard dan Unsorted Media disusun lebih seperti direktori, sehingga lebih mudah untuk membuka, menutup, menemukan, dan memeriksa hasil generasi saat ini.
- Canvas View: berguna saat Anda memiliki banyak media dan kartu storyboard yang perlu diatur secara bebas. Anda dapat melihat dan menata kartu storyboard serta Unsorted Media di canvas yang sama, lalu menyesuaikan hubungan antara media dan kartu storyboard.
Memahami media dan asset
Untuk memahami media individual, bedakan dua konsep berikut:
- Media: satu file media, misalnya satu gambar, satu video, atau satu file audio.
- Asset: sekelompok media yang disusun di sekitar niat kreatif yang sama, juga dapat dipahami sebagai beberapa versi dari satu "asset". Sebuah asset bisa berisi satu media saja atau beberapa media. Saat Agent menghasilkan media, biasanya Agent membuat asset terlebih dahulu lalu mulai menghasilkan media, sehingga lebih mudah untuk membuat beberapa versi, membandingkannya, dan mengelola hasil yang berbeda nantinya.
Di dalam asset, media diurutkan berdasarkan waktu. Versi yang disukai selalu tampil di depan, sehingga versi final yang dipilih mudah terlihat. Pada tingkat yang sama, media diurutkan berdasarkan waktu pembuatan dari yang terbaru. Artinya, jika Anda menghasilkan 10 versi di dalam satu asset, klik hati pada versi favorit Anda akan menyematkannya di paling depan. "Versi default" yang nantinya muncul di panel pratinjau adalah versi yang sudah disukai ini.
Anda dapat mengelola media dan asset secara langsung, tidak harus hanya mengandalkan Agent.
Saat Anda menyeret media, biasanya yang Anda seret adalah asset tempat media itu berada. Tindakan tingkat asset biasanya tersedia di bilah di bawah asset; arahkan mouse ke bilah tersebut untuk menampilkan menu. Tindakan untuk media individual dapat dibuka dengan klik kanan pada media, atau dari bagian atas area pratinjau media.
- Menyukai, menghapus, dan mengunduh media individual.
- Menghapus, mengunduh, atau mengunggah media tambahan ke sebuah asset.
- Menyeret satu media ke asset lain agar menjadi salah satu versi dari asset tersebut.
- Membuat asset baru dari satu media di dalam asset yang sudah ada, berguna saat Anda ingin mengambil satu hasil dan terus mengembangkannya sebagai niat kreatif baru.
- Mengubah media lepas menjadi asset agar lebih mudah dikelola dan ditautkan nantinya.
Media storyboard dan Unsorted Media
Saat mengelola media, pertama bedakan dua tampilan media: media di dalam storyboard dan Unsorted Media.
- Media di dalam storyboard: media yang sudah ditautkan ke struktur cerita. Anda dapat memahami storyboard sebagai alat visual untuk mengelola media ini: media yang dihasilkan di sekitar element, shot, atau audio tertentu akan muncul di posisi yang sesuai. Tentu saja, banyak media tidak harus ditempatkan di storyboard. Namun, jika tidak ditautkan ke storyboard, Agent lebih mungkin melewatkan atau melupakannya saat memahami dan menggunakannya nanti.
- Unsorted Media: media independen yang tidak ditautkan ke storyboard.
Storyboard adalah cara Media Space mengatur media di sepanjang sumbu naratif video. Storyboard terdiri dari kartu seperti key elements, shots, dan audio layers. Anda dapat mengedit kartu storyboard ini secara langsung:
- Klik dua kali area teks untuk masuk ke mode edit dan mengubah deskripsi element, shot, atau audio.
- Tambahkan element, shot, atau audio layer baru.
- Gunakan menu kartu untuk menambahkan kartu ke chat, menghapus kategori tersebut, dan lainnya. Anda juga dapat menyeret kartu untuk menyesuaikan urutan storyboard.
- Anda dapat memperbaiki deskripsi storyboard secara manual atau mengubah urutan kartu saat Agent menangani tugas lain di sebelah kanan. Jika kedua sisi mengedit konten yang sama, sistem akan meminta Anda menyelesaikan konflik.
Selain membiarkan Agent mengelola hubungan antara media dan storyboard berdasarkan tugasnya, Anda juga dapat menyesuaikannya secara langsung. Seret asset dari Unsorted Media ke kategori mana pun di storyboard untuk mengaitkannya dengan element, shot, atau audio independen yang sesuai; Anda juga dapat menghapus kaitan tersebut dari storyboard. Perlu diperhatikan, Anda tidak dapat menyeret satu media individual langsung ke storyboard. Satu asset dapat dikaitkan dengan beberapa kategori storyboard sekaligus. Misalnya, asset yang sama dapat digunakan sebagai frame akhir dari satu shot dan frame awal dari shot lain, artinya asset tersebut bisa diseret ke dua shots dan digunakan secara terpisah.
Asset di bawah shots storyboard memiliki label purpose, yang juga dapat diubah secara manual, misalnya keyframe, final video, atau reference image. Purpose menjelaskan "peran media ini dalam shot tersebut". Ini sangat membantu Agent mengingat dan menggunakan media tersebut dengan lebih akurat nantinya. Asset yang sama dapat muncul di beberapa shots dan memiliki purposes berbeda tanpa saling mengganggu.
Saat media di dalam asset diperbarui atau dihasilkan, semua shots yang merujuk kepadanya ikut diperbarui. Karena itu, baik "membuat assets terlebih dahulu lalu menautkan shots" maupun "membuat shots terlebih dahulu lalu menambahkan assets" sama-sama dapat digunakan.
Membuat dan mengimpor media
Baik di Canvas View maupun Preview List, Anda dapat klik kanan di Media Space untuk membuat asset baru. Anda juga dapat membuatnya dari kartu storyboard tertentu dengan menghasilkan media baru atau mengunggah media yang sudah ada. Anda juga dapat menyeret media dari desktop komputer ke ruang kerja. Sistem akan menggunakan jenis dan hubungan media yang diseret untuk menentukan media mana yang sebaiknya dikelompokkan ke dalam asset yang sama.
Tips penggunaan
- Untuk masalah kecil yang sudah jelas perlu diubah, prioritaskan pengeditan manual. Ini bisa lebih cepat daripada meminta Agent.
- Untuk tugas yang melibatkan beberapa modul, generasi batch, atau alur kerja kompleks, Agent biasanya lebih cocok.
- Setelah pengeditan manual, Agent di sebelah kanan melanjutkan dari kondisi proyek saat ini.
- Sebelum mengubah storyboard, dokumen, atau tautan media, pastikan Anda sedang mengedit versi yang ingin dipertahankan.